narkoba_20171109_200413.jpg

Untuk Sekian Kalinya, Petugas Gabungan Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Sabu di Tarakan

Petugas keamanan Bandara Lanud Tarakan bekerja sama dengan Avsec Bandara Juwata Tarakan berhasil menggagalkan penyelundupan paket barang haram narkotika jenis sabu seberat 332 gram.

 

Paket narkotika jenis sabu ini rencananya akan dikirim dengan pesawat udara dari Tarakan Kalimantan Utara dengan tujuan kota Makassar Sulawesi Selatan.

 

Komandan Pangkalan TNI AU Tarakan Kolonel Pnb Didik Kristyanto  pada saat wawancaranya di depan awak media menyatakan sangat mengapresiasi kinerja anggota Lanud Tarakan yang diperbantukan di Bandara Juwata Tarakan sebagai pengamanan obyek vital mampu menunjukkan kepekaannya sebagai aparat negara.

 

Sebab bukan kali ini saja personel Lanud Tarakan menunjukkan hasil kerjanya tapi berulangkali hasil kerja gabungan antara personel pengamanan Bandara Juwata Lanud tarakan dan Avsec secara konsisten mampu menggagalkan penyelundupan barang haram narkotika jenis sabu sabu, baik yang masuk maupun keluar kota Tarakan melalui jalur udara.

 

Karena sebagai kota yang dekat dengan perbatasan negara Indonesia-Malaysia, Tarakan ditenggarai menjadi salah satu pintu masuk keluarnya barang haram terutama jenis sabu yang berasal dari Malaysia ataupun negara lainnya.

 

Tidak lupa Danlanud Tarakan mengingatkan kepada personel jajaran Lanud Tarakan agar selalu waspada terhadap godaan narkotika sebab di Institusi TNI khususnya pelanggaran masalah narkoba menjadi perhatian utama dari pimpinan TNI dengan sangsi ancaman berat yakni diberhentikan secara tidak hormat dari dinas kemiliteran. 

 

Pada saat kesempatan yang sama Kasi Intel Lanud Tarakan Kapten Sus Lutfi mengungkapkan kronologi kejadian yang berhasil diungkapnya, tersangka yang bernama Khaerul mengeluh sakit kepada petugas Avsec, karena dirinya sudah merasa curiga ketika membawa barang haram tersebut untuk melewati mesin x ray security scanner .

 

Tersangka beralasan ingin ke kamar mandi, namun Peltu Indra anggota Lanud Tarakan yang diperbantukan di Bandara Juwata Tarakan curiga dengan tingkah laku tersangka Khaerul sehingga memutuskan untuk melakukan body search sampai di temukanlah paket narkotika jenis sabu yang disembunyikan di badannya.

 

Setelah dipastikan barang yang ditemukan tersebut adalah sabu-sabu maka diadakan penyerahan berita acara dari pihak Bandara Juwata Tarakan kepada Polres Tarakan yang disaksikan oleh Kaintel Lanud Tarakan dan Peltu Indra.