goaceh_ywwjv_34491.jpg

Petugas Avsec Bandara Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Ganja Seberat 2Kg

BANDA ACEH - ‎Usaha penyelundupan narkoba jenis ganja kembali digagalkan di Gudang Kargo Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Sabtu (26/8/2017) kemarin, sekira pukul 08.20 WIB.

 

Penyelundupan paket narkoba jenis ganja seberat 2 kilogram itu digagalkan oleh salah satu petugas Avsec Bandara SIM bernama Marzuki, saat memeriksa melalui mesin X-Ray .Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Kabid Humas, Kombes Pol Goenawan saat dikonfirmasi mengatakan, paket tersebut rencananya akan dikirim melalui jasa pengiriman barang kilat khusus PT J&T Express menggunakan penerbangan Garuda Indonesia Airways GA-141.

 

"‎Tujuannya adalah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Rencananya transit dulu di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng," ujar Kabid Humas, Minggu (27/8/2017).

 

Dijelaskannya, sekira pukul 08.20 WIB petugas Avsec bandara bagian operator X-ray kargo  Bandara SIM, Marzuki, mencurigai sebuah paket berbentuk kardus setelah melewati monitor x-ray de‎ngan keterangan dokumen berisi kopi.

 

"Petugas Avsec kemudian memanggil karyawan PT J&T Express yang bertugas di kargo Bandara SIM bernama Panji Pratama Erick (24), untuk membuka dan memeriksa paket tersebut," jelasnya.

 

Setelah diperiksa, di dalam kardus tersebut ditemukan dua bal ganja kering yang dicampur dengan paket kopi.

 

Kedua barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Posko Avsec bandara untuk diperiksa ulang dengan disaksikan Airport Security Koordinator Avsec dan personel Intelijen Pangkalan TNI AU SIM, Pelda Andri Subagja.

 

"Setelah diperiksa, barang tersebut memang benar paket ganja seberat 2 kilogram," kata Goenawan.

 

Diketahui, pengirim paket tersebut bernama Awi dari Banda Aceh dengan nomor kontak 082370334xxx dengan penerima bernama Idrus yang beralamat di Desa Labuan Kuris, Dusun Aimual, RT01/RW02, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dengan nomor kontak 085238496xxx.

 

Sekitar pukul 09.30 WIB barang bukti diserahkan kepada Subdit 3 Direktorat Narkoba Polda Aceh yang diwakili oleh Pos Polisi Bandara SIM.

 

“Dengan adanya peristiwa ini, perlu ditekankan kembali kepada pengelola jasa pengiriman barang agar lebih berhati-hati dan waspada, serta teliti terhadap barang yang akan dikirim oleh pengguna jasa," tandas Goenawan.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan lanjutan mengenai penggagalan penyelundupan paket ganja seberat dua kilogram tersebut.