Rokok_(1).jpg

Lebih Memilih Rokok Dari Pada Membawa Pakaian. Parah!!

Petugas dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya telah mengamankan ratusan bungkus rokok dari calon jamaah haji. Petugas mengetahui pelanggaran ini setelah melakukan pemeriksaan kepada beberapa koper besar milik mereka dengan menggunakan alat pemindai X-Ray  yang berada di gudang Zaitun Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

 

“Ada sekitar 15 koper penuh rokok dalam kemasan berbagai merek (milik calon haji),” ujar Sekretaris I PPIH Embarkasi Surabaya, Sutarno Pertowiyono, kepada wartawan, Rabu, Agustus 2017.

 

Adanya temuan ini berawal pada saat kloter nomor 58 sedang masuk Asrama Haji pada pagi hari. Salah satu petugas PPIH merasa ada kejanggalan pada saat melihat koper bawaan dari kloter 58, khususnya yang berasal dari Kabupaten Sampang dan Pamekasan, Madura.

 

Dalam kloter ini  terdiri dari jamaah yang berasal dari Pamekasan, dan Sumenep, Madura, Kota Mojokerto, Kabupaten Sampang dan Sidoarjo. Petugas langsung melakukan pemeriksaan kepada belasan koper tersebut.

 

Tidak hanya satu, namun dalam belasan koper itu telah berisikan bungkus rokok dengan jumlah yang mengagumkan. Dari pemeriksaan diketahui ada 15 koper yang berisikan 809 bungkus rokok dalam kemasan yang dibawa oleh jamaah haji.

 

Untuk menipu para petugas, para calon haji ini menutipi rokok tersebut dengan menggunakan pakaian serta surban. Terlebih, hanya karena rokok, salah satu dari mereka rela tidak membawa pakaian apapun. Dia memilih untuk memenuhi kopernya dengan isi rokok dari pada baju ganti.

 

“Ya saya tidak bawa baju, nanti beli di sana saja,” ujar Sutarno, menirukan ucapan salah satu calon haji.

 

Sebelum adanya kejadian ini, jamaah calon haji yang berasal dari Kabupeten Sempang di kloter 57 juga telah membawa barang yang sama. Pada saat itu petugas telah melakukan pemeriksaan ada 10 koper yang berisikan rokok dalam kemasan. Hal ini terjadi pada 15 Agustus 2017 sekitar pukul 21.00 WIB, saat mereka tiba di Asrama Haji Sukolilo.

 

Pada saat ditanya terkait dengan penemuan barang ini, mereka mengaku kalau barang tersebut adalah titipan dari saudaranya yang sekarang ini berada di Saudi Arabia. Petugas berhasil mengamankan 1.650 bungkus rokok dari dua kloter tersebut.

 

“Ini merupakan jumlah rokok terbesar yang diamankan petugas sejak awal pemberangkatan hingga hari ini,” ungkap Sutarno.