20140902153621886.jpg

Xray dan Metal Detector Membantu Petugas Avsec

Petugas Avsec Bandara Internasional Adisucipto Jumat (20/10) malam menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat tiga kilogram dari barang bawaan tiga penumpang pesawat Sriwijaya Air tujuan Yogyakarta – Balikpapan, Mereka berinsial WW (29), BS (26), MR (21).

 

Petugas Avsec mencurigai salah satu orang yakni BS ketika melalui pemeriksaan Walk Through Metal Detector (WTMD), kemudian mengarahkan penumpang tersebut ke pemeriksaan body screening di bandara internasional Adisucipto.

 

Kepala Bidang Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY, AKBP Mujiyana, Sabtu (21/10) menjelaskan, dari hasil pemeriksaan petugas, Petugas menemukan satu bungkus sabu-sabu di selangkangan dan langsung melakukan pemeriksaan dan berhasil menemukan dua pelaku lainnya. Setelah diperiksa kita temukan dua paket sabu-sabu di selangkangan dan satu paket di dalam tas ransel.

 

Mujiyana mengungkap, tiga pelaku kurir narkoba ini mengaku sebelum tiba di Adisutjipto, mereka terbang dari kota Pekanbaru menuju Yogyakarta menggunakan maskapai penerbangan Lion Air JT 279. Pelaku mengambil sabu-sabu dari Pekanbaru untuk dibawa ke Balikpapan, dan satu pelaku, seorang perempuan yang bertindak sebagai pengarah, melarikan diri.

 

Tiga kilogram paket sabu-sabu tersebut jika terjual seharga  mencapai Rp 4,5 miliar tersebut, disembunyikan di bagian selangkangan masing-masing ketiga penumpang transit itu. Bungkusan tersebut dikemas rapi, dibalut dengan styrofoam kemudian dilakban di bagian paha.

 

Kepada petugas, ketiganya mengaku mendapatkan upah Rp 13 juta persekali jalan untuk mengantarkan paket sabu tersebut. Bulan Agustus lalu, mereka mengaku  juga sempat melakukan penyelundupan sabu dari Palembang menuju Balikpapan dan berhasil lolos.

 

General Manajer Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama, mengatakan kasus itu terungkap pada Jumat (20/10/2017) kemarin, ketika pihak Avsec mencurigai seorang calon penumpang yang memasuki screening Check Point (SCP) 2 di terminal B keberangkatan Bandara International Adisutjipto dan terbukti dari pemeriksaan badan, petugas menemukan bungkusan paket sabu yang disembunyikan di selangkangan seberat 750 gram.

 

Menggunakan mesin xray security scanner dan metal detector tentunya sangatlah membantu petugas Avsec dalam menemukan orang-orang yang membawa barang ilegal terutama barang haram.

 

Metal detector dan xray security scanner pun banyak dipasangan disetiap titik pemeriksaan dan mesin tersebut diantaranya seperti xray baggage inspection dan walk through metal detector. Kedua barang tersebut sangatlah ampuh sebab sensor yang sensitiv sehingga barang kecilpun dapat terdeteksi dengan mudah.