20110211114425perdagangansatwaliar100211.jpg

Pelaku Penyelundupan Barang di Berbagai Negara

Maraknya permintaan satwa liar dipasar gelap yang semakin tinggi, penyelundupan hewan kini terjadi lagi. aksi penyelundupan hewan ilegal kerap kali tertangkap tangan di bandara berbagai negara.

 

Pelaku melakukan aksinya dengan berbagai cara yang aneh. Seperti bulan kemarin yang kita bahas, yaitu penyelundupan burung yang dilindungi di kantong celana.

 

burung bukanlah satu-satunya hewan korban perdagangan satwa liar ilegal. Tetapi banyak hewan lainnya yang diperjual belikan secara ilegal dan bahkan reptil pun mereka selundupkan untuk dijual kembali.

 

Berikut cara aneh penyelundup hewan di berbagai negara:

 

Burung

Pada tahun 2011 warga negara Belanda mencoba menyelundupkan lebih dari selusin burung kolibri (dari family Trochilidae). Di Bandara Guyana Perancis, setiap burung dibungkus dengan kain dan disembunyikan di kantong yang terjahit dengan kain di pinggang celana. Kegelisahan dan gerak-gerik mencurigakan pelaku, membuat petugas Bea Cukai menemukan burung selundupan tersebut dengan alat xray security scanner.

 

Monyet

Tahun 2002 seorang pria Los Angeles saat kembali dari Bangkok, mencoba menyelundupkan dua kukang (Nycticebus spp.) di dalam pakaiannya. Setelah petugas membuka koper miliknya, tiba-tiba terbang burung cendrawasih (Paradisaeidae spp). Selain itu dia juga berpergian dengan membawa 50 anggrek langka dan terdeteksi di cargo inspection.

 

Buaya

Seekor buaya coba untuk diselundupkan dalam penerbangan domestik di Republik Demokratik Kongo pada tahun 2010. Peristiwa ini juga diklaim menjadi penyebab kecelakaan pesawat yang menewaskan 20 orang dari 21 penumpang di dalamnya.

 

Menurut laporan berita, reptil itu melarikan diri dari sebuah tas ransel di kabin dan membuat panik seluruh penumpang dan awak. Kondisi ini membuat konsentrasi awak terganggu dan kecelakaan pun terjadi, hanya satu orang yang terselamatkan dalam kecelakaan tersebut. Buaya itu sendiri selamat dari kecelakaan tetapi kemudian dibunuh dengan parang.

 

Ular dan reptil lainnya

Seorang penjual fauna eksotis mencoba mengangkut 247 reptil dan laba-laba menuju Spanyol namun gagal karena tertangkap oleh petugas Xray (baggage inspection) di Argentina pada tahun 2011. Spesies eksotis dan termasuk ular jenis boa constrictors, ular beludak beracun, dan laba-laba. Mereka dikemas di dalam wadah plastik, tas, dan kaos kaki.

 

Ikan tropis

Tahun 2005 petugas Bea Cukai Melbourne, Australia, menghentikan aksi penyelundupan yang dilakukan oleh seorang wanita dari Singapura setelah mendengar suara misterius dari sekitar pinggangnya. Mereka menemukan celemek di bawah rok yang dirancang dengan 15 kantong plastik dan di dalamnya telah berisi air dan 51 ekor ikan tropis.

 

Kucing besar

Seorang pria Uni Emirat Arab tertangkap di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok, karena mengemas dua macan tutul, dua panther, beruang hitam, dan dua monyet makaka, ke dalam kopernya. Kesemuanya berusia di bawah dua bulan dan dibius. Ada yang disimpan dalam kandang datar, sementara sebagian lagi ditempatkan di dalam tabung kecil dengan lubang udara dan terdeteksi oleh xray cargo inspection.

 

 

 

Xray Security Scanner, Xray Education, Xray Inspection System, Xray Medical, Cargo Inspection, Baggage Inspection, Metal Detector, Liquid Inspection, walk through metal detector, hand held metal detector,perusahaan security, security system, xray kesehatan, xray murah, jual xray, sinar x,harga xray, xray, x ray, Xray Industrial