_95267332_2d57043e-9f00-4a38-b9ad-a093742c60be.jpg

Empat hal yang perlu diketahui soal larangan bawa laptop ke kabin pesawat

1. Mengapa muncul larangan membawa laptop ke pesawat?

Larang membawa peranti elektronik ukuran besar dipicu oleh ancaman teror isis, kata media di AS. Pemerintah di Wangshinton mengumumkan larangan ini kemudian diikutin oleh pemerintah negara inggris.

 

Sumber-sumber di pemerintah AS kepada ABC mengatakan bahwa kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) sejak beberapa waktu lalu mencari cara memasukan bahan peledak ke dalam kabin pesawat dengan menyembunyikan bahan peledak tersebut di peranti elektronik berukuran besar.

 

Eric Swalwell, politikus Partai Demokrat di komisi intelijen DPR mengatakan, "Kami tahu bahwa musuh-musuh kami, kelompok teroris di AS dan di luar AS, ingin menjatuhkan pesawat dengan tujuan AS. ini adalah targer penting mereka. dan kami akan mengambil langkah apapun itu untuk mencegah hal ini terjadi."

 

Ledakan yang berasal dari barang elektronik laptop pernah menimpa pesawat Somalia. Dubes Somalia untuk Swedia, Awale Kullane, berada di pesawat dan merekam insiden yang menyebabkan lubang di pesawat. Dan ketika itu pesawat belum terbang tinggi dan masih bisa mendarat lagi ke bandara di Mogadishu.

 

2. Apa saja yang tidak boleh dibawa masuk ke kabin?

Hampir semua peranti elektronik dengan ukuran lebih besar dari telepon genggam pintar. Daftar yang dikeluarkan otoritas AS mencakup:

 

  • Laptop
  • Tablet
  • E-reader
  • Kamera
  • Pemutar DVD portable
  • Game elektronik dengan ukuran lebih besar dari ponsel
  • Travel printers/scanners

 

Peralatan medis tak termasuk yang dilarang dibawa masuk ke kabin pesawat.

 

3.Penerbangan mana yang terkena dampak dari sisi?

Larangan ini berlaku untuk penerbangan ke AS dari 10 bandar udara di delapan negara dengan menduduk mayoritas Muslim: Maroko, Turki, Mesir, Yordania, Arab, Saudi, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

 

Bandara yang terkena dampaknya ialah:

 

  • Queen Alia Intenational, Amman, Yordania.
  • Cairo International Airport, Mesir
  • Ataturk Airport, Istanbul, Turki
  • King Abdulaziz International, Jeddah, Arab Saudi
  • King Khalid International, Riyadh, Arab Saudi
  • Kuwait International Airport
  • Mohammed V International, Casablanca, Maroko
  • Hamad International, Doha, Qatar
  • Dubai International, Uni Emirat Arab
  • Abu Dhabi International, Uni Emirat Arab

 

 

4. Bagaimana Jika Berganti Pesawat?

Jika Anda misalnya dalam perjalan bisnis dari Asia ke AS, ada kemungkinan Anda akan singgah di bandara Timur Tengah seperti Dubai.

 

Jika demikian halnya. maka aturan larangan membawa laptop berlaku, karena bandara terakhir sebelum Anda masuk ke AS adalah bandara yang terkena dampak dari peraturan.

 

dengan begitu, Anda tidak boleh membawa laptop dalam perjalan Dubai-New York (biasanya sekitar 14 jam), meskipun Anda memulai perjalanan ini, misalnya, dari Asia.

 

Para petugas menyarankan penumpang untuk langsung memasukan peranti elektronik besar, seperti laptop, ke bagasi di bandara awal, bukan menentengnya atau membawanya ke kabin.

 

Anda juka harus diperiksa kembali dan meletakan barang bawaan di x ray baggage seucirty  scanner demi kenyamanan bersama.