121806420160630-114125780x390.jpg

Hati-Hati!! Pengedar Narkoba Diduga Pelajari Mesin X-Ray

Pengedar narkoba jaringan internasional diduga mempelajari beberapa hal tentang cara kerja mesin x ray, salah satunya mesin x ray  yang ada di bandara. Hal itu diketahui saat petugas Bea Cukai bandara Soekarno-Hatta mendapati upaya penyelundupan sabu-sabu melalui besi silinder, pada tahun lalu.

 

"Besi silinder itu tebalnya 2,5 cm, sedangkan x ray  baru bisa tembus kedalaman 2 cm, jadi tidak memungkinkan sinar x  bisa tembus ke dalam besi silinder itu, dan harus pakai alat lain untuk bisa mendeteksinya.

 

Paket besi silinder itu dikirim bersamaan dengan satu paket lain yang berisi peralatan mandi dan alat tulis. Keduanya dikirim dari China ke Indonesia, ditunjukan kepada seseorang berinisial R di kantor tukar pos Udara Bandara Seokarno-Hatta.

 

Sebelum diketahui ada sabu didalamnya, petugas yang memeriksa saat itu merasa pernah melihat paket yang sama dikirim dari China. Mereka pun memeriksa paket pertama yang berisi peralatan mandi serta puluhan spidol.

 

Dan dari sana petugas kedapatan sabu seberat 0,8 Kg yang ditaruh didalam tabung spidol. Paket kedua juga diperiksa dan terdapat sabu seberat 1,06Kg didalamnya. Pihak Bea Cukai kemudian bekerja sama dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta hingga menemukan sabu seberat 71Kg siap edar disalah satu ruko daerah batuceper, kota tanggerang.

 

Untuk mengantisipasi kejadian serupa pihak Bea Cukai kini tidak hanya menggunakan mesin x ray  biasa tetapi meraka menggunakan mesin x ray  dengan ion scan, sehingga obyek apapun baik barang maupun orang, yang pernah berhubungan dengan narkoba, akan terdeteksi.