• Local Phone

    021 8690 6777

    021 8690 6770

  • Whats App

    0816 1740 8925

    0816 1740 8927

    0812 8006 9024

    0813 8742 8586

  • Whats App

    0812 9595 7914

    0878 7867 0721

    0812 1470 6170

    0813 1066 1358

    0888 6129 511

  • Email

    marketing.xray@taharica.com

alat keamaan bandara,xray security scanner,baggage inspection,cargo inspection,xray indonesia,bercanda tentang bom.jpg

Bergurau Tentang Bom Pria Ini Tertangkap Oleh Petugas Bandara

Polresta Pontianak, menetapkan seseorang berinisial FN penumpang maskapai Lion Air, sebagai tersangka kasus berguraunya membawa bom, Senin (28/5/2018) malam, yang berdampaknya rusuh dan menimbulkan kekacauan.

"Penetapan tersangka FN sebagai tersangka setelah dilakukan perkara dengan kesimpulan, bahwa perbuatan FN melanggar pasal 437 ayat (1) dan (2), UU No. 1/2009 tentang Penerbangan," kata Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo saat dihubungi di Pontianak, Selasa (30/5/2018).

Ia menerangkan bahwa, dengan ditetapkan FN tersangka berguraunya membawa bom di pesawat, maka dia langsung dilakukan penangkapan, karena dikhawatirkan akan melarikan diri.

Gelar perkara dilakukan, Selasa malam (29/5/2018) sekitar pukul 19:30WIB yang bertempat di ruang kerja kasat Reskrim Polresta Pontianak.

Adapun peserta gelar perkara tersebut, diantaranya, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli, kemudian Kasubdit PPNS Penerbangan Ditjen Hubungan Udara Kemenhub, Budianto; serta PPNS Penerbangan Ditjen Hubungan Udara Kemhub, yakni M Anshar, Nursyamsu, dan Aditya P R, Serta beberapa tim penyidik dari Polresta Pontianak.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji mengimbau masyarakat Kalbar agar cerdas dan rasional dalam menyikapi candaan bom, seperti kasus FN pada Senin (28/5/2018) malam sehingga terjadi kekacauan.

"Saya mengimbau masyakarat agar tidak perlu taku, dan masyiarakat harus berpikir rasional, karena baik orang maupun barang-barang yang masuk ke pesawat pasti sudah diperiksa oleh petugas avsec dengan menggunakan mesin keamaan canggih xray security scanner baik baggage inspection maupun cargo inspection sehingga ketika di dalam pesawat dipastikan keadaan sudah aman," ujarnya.

Sehingga, menurut dia, barang-barang berbahaya yang bisa meledak seperti bom pasti tidak bisa lolos dengan mudahnya, karena telah melalui alat keamanan canggih xray security scanner tersebut.

"Oleh karena itu masyarakat harus cerdas, tidak perlu takut ataupun panik terhadap isu-isu yang dikatakan oleh seseorang tentang bom karena keamanan di pesawat sangatlah ketat."terangnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menambahkan, terkait diprosesnya hukum bagi tersangka FN dan desakan agar yang membuka pintu darurat juga diproses, dia menyerahkan sepenuhnya pada penegak hukum untuk memprosesnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.