walkthrough_metal_detector.jpg

Pembesuk Nekat Menyelundupkan HP di Rutan Kelas II-B Balikpapan

Rutan Kelas II-B Balikpapan sekarang ini memperketat pemeriksaan kepada pembesuk tahanan. Sebab, hingga kurun waktu tiga bulan terakhir, petugas jaga mendapati pembesuk yang mencoba melakukan tindakan yang dilarang yaitu menyelipkan handphone yang diselipkan di makanan atau bekal untuk tahanan. Pihak rutan pun berhasil mengungkap tujuh temuan pembesuk yang menyelipkan HP di barang bawaannya. Pihak rutan pun berhasil mengungkap tujuh temuan pembesuk yang menyelipkan HP di barang bawaannya.

Kepala Penjaga Keamanan Rutan Kelas II-B Balikpapan, Budi Santoso mengakui,para pembesuk semakin pintar ketika hendak menjenguk keluarga ataupun kerabatnya yang sedang ditahan.

Barang bawaan dirancang sedemikian rupa agar HP bisa diselipkan. Beruntung, pihaknya sigap dalam mengungkap temuan tersebut dengan pemeriksaan yang cukup ketat.

"Hingga Maret 2018 ini sudah ada tujuh temuan yang berhasil kita amankan, yakni pembesuk menyelipkan handphone di barang yang dibawa. Terakhir itu dia selipkan di sebuah sendal untuk tahanan, ternyata sendal ini di dalamnya sudah diselipkan HP android," ujar Budi.

Budi menegaskan, pihaknya tidak menoleransi mereka yang mencoba melanggar aturan dalam membesuk tahanan. Mereka yang melanggar tadi akan dikenakan sanksi berupa larangan membesuk selama sebulan. HP yang ditemukan juga disita untuk dijadikan sebgai barang bukti.

"Kalau ketahuan, maka pembesuk itu kita akan berikan sanksi. Dia tidak boleh besuk selama kurang lebih sebulan. Kita catat namanya dan ingat orangnya. HP yang dia bawa untuk diberikan ke tahanan juga kita amankan untuk barang bukti. Kalau tahanannya nggak bisa disanksi, karena barangnya belum sampai ke tangan tahanan. Masih dalam tahap pemeriksaan," ujarnya.

Di dalam aturan yang berlaku, pembesuk memang tidak diperkenankan membawa barang bawaan berupa elektronik serta makanan atau minuman dalam bentuk sachet. Hal ini untuk menghindari tindakan kejahatan dari dalam rutan maupun peredaran narkotika.

Pihaknya pun menerapkan aturan pemeriksaan yang sangat ketat serta menempatkan penjaga di beberapa titik. Termasuk, menyediakan alat metal detector untuk mengetahui barang bawaan yang terbuat dari logam.

"Makanya kita juga memakai alat keamananmetal detector agar jika ada yang membawa barang elektronik seperti HP akan terdeteksi. Petugas juga saya minta untuk memeriksa detail pembesuk, karena sudah sering di sini pembesuk bawa barang yang dilarang. Bahkan narkotika jenis dobel L juga pernah," Ujarnya.

Untuk membesuk tahanan berlaku pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Masing-masing pembesuk akan diberikan batas waktu selama 20 menit untuk bertemu tahanan. Dari pemeriksaan hingga pertemuan, petugas akan melakukan pengawasan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.