• Local Phone

    021 8690 6777

  • GSM Celuller

    0816 1740 8925

    0816 1740 8927

    0812 8006 9024

    0813 8742 8586

  • Email

    sales.xrayindonesia@gmail.com

    marketing.xray@taharica.com

alat_keamanan_xray.jpg

PT. KAI Ingin Menambahkan Xray Security Scanner Untuk Pemeriksaan

Seekor ular berukuran besar dengan jenis sanca tiba-tiba muncul di kereta api Kertajaya dengan tujuan Surabaya-Jakarta. Sontak penumpang lainnya kaget dan terkejut melihat ada seekor ular berukuran besar. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendengar kabar tersebut dan langsung ingin memperketat pemeriksaan penumpang yang terutama yang membawa hewan peliharaan.

"Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan tetapi karena ditutup rapat sehingga demikian," ujar Agus Komarudin Humas PT KAI pada saat dikonfirmasi oleh detikcom, (21/2/2018).

Menurut Agus Komarudin, biasanya penumpang yang membawa hewan peliharaan akan terdeteksi dengan mudah oleh petugas. Orang yang membawa peliharaan biasanya membawa kardus yang dilubangi. Namun kali ini, Agus Komarudin menduga kondisi kardus yang berisi ular itu tertutup rapat, dan petugas tidak memeriksanya.

"Namanya penumpang, namanya sembunyi-sembunyi kan tidak terdeteksi oleh petugas," Kata Agus Komarudin.

Pemeriksaan di stasiun dan di bandara jelas sangat berbeda telebih, bandara sudah dilengkapixray . Namun, Agus Komarudin mengatakan bahwa wacana agar di stasiun juga akan ada perlatan keamanan xray yang serupa di bandara.

"Kalau alat keamanan xray kami memang belum ada. Untuk kedepannya, bisa akan memilikialat keamanan xray tapi kami masih wacana. Nah ini paling kami juga akan memperketat lagi pengawasan di stasiun sehingga tragedi masuknya ular atau hewan lainnya tak terulang. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan penumpang atas kejadian yang terjadi ini," kata Agus Komarudin.

Sebelumnya ular besar jenis sanca ini berada di gerbong KA Ekonomi Kertajaya jurusan Surabaya-Jakarta menggegerkan penumpang kemarin. Kini, ular jenis sanca tersebut diamankan di stasiun Tegal, Jawa Tengah. Sampai saat ini belum diketahui siapa pemilik ular sanca tersebut.