• Local Phone

    021 8690 6777

    021 8690 6770

  • Whats App

    0816 1740 8925

    0816 1740 8927

    0812 8006 9024

    0813 8742 8586

  • Whats App

    0812 9595 7914

    0878 7867 0721

    0812 1470 6170

    0813 1066 1358

    0888 6129 511

  • Email

    marketing.xray@taharica.com

Xray_narkoba,xray_security_scanner.jpg

Setelah Melewati Xray Sepatu Seharga 500 Juta Diamankan di Batam.

Petugas gabungan Bea dan Cukai Bandara Hang Nadim, Batam, mengamankan Suprianto. Tersangka mencoba menyelundupkan barang haram narkotika jenis sabu seberat 530 gram seharga Rp 500 juta.
 
 
Menurut Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Kantor Bea dan Cukai Tipe B Batam Raden Evy Suhartantyo, Penangkapan dimulai dari kecurigaan petugas yang bertugas di mesin Xray Security Scanner pintu masuk Bandara Batam. Pada saat tersangka melewati mesin xray security scanner tersangka terlihat gelisah dan membuat petugas curiga, petugas pun langsung melakukan pemeriksaan pada tersangka.
 
 
"Tersangka sempat menolak pada saat petugas menggeledah badan serta barang bawaan di hanggar Bea dan Cukai Bandara Hang Nadim," Ucap Evy kepada wartawan, (27/12/2017).
 
 
Rencanannya, tersangka berangkat dengan menggunakan pesawat rute Batam - Cengkareng. Evy juga menambahkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka kedapatan menyelundupkan barang haram narkotika jenis sabu sebanyak 2 bungkus di sepatu yang dikenainya.
 
 
"Satu bungkus disembunyikan di sepatu kanannya dan satunya lagi disembunyikan di sebelah kanannya dengan total berat sabu tersebut 530gram,"
 
 
Menurut Evy, Para pelaku penyelundup barang narkotika ataupun sejenisnya memanfaatkan arus balik mudik natal dengan modus menyelipkan dibawah sepatu, serta para pelaku penyelundup memanfaatkan kelengahan petugas bandara.
 
 
"Kita sudah memantau jika arus balik mudik Natal ini akan dimanfaatkan oleh bandar dan para penyelundup barang lewat bandara. Ini merupakan penangkapan yang ke ke-37 dalam sebulan ini. Untuk itu, petugas keamanan sudah ditempatkan dengan penjagaan berlapis dengan menggunakan teknologi Xray terbaru .
 
 
Setelah dilakukannya pemeriksaan oleh petugas Bea dan Cukai Batam, kemudian tersangka di serahkan ke BNN Provinsi Kepulauan Riau.
 
 
Suprianto tersanka penyelundup sabu ini mengatakan bahwa ia tergiur menjadi kurir sabu, lantaran butuh biaya membayar utang. Pelaku diberi uoah Rp 8 juta untuk sekali mengirim barang haram tersebut. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sabu seberat 530 gram, 1 unit ponsel, sepasang sepatu, tiket pesawat, serta uang Rp 2,7 juta.
 
Xray Indoneisa  menjual berbagai alat keamanan xray security scanner dengan teknologi x ray terbaru serta menjual berbagai metal detector. Tanyakan lewat chat online jika anda membutuhkan bantuan.